Penerapan ERM harus dimulai dengan pemahaman hubungan keterkaitan antara risiko dengan tujuan yang hendak dicapai. Penyusunan tujuan organisasi bisa menggunakan berbagai pendekatan dan salah satu pendekatan yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah pendekatan kartu skor berimbang (Balance Scorecard-BSC). ERM berkontribusi terhadap setiap target yang ditetapkan berdasarkan 4 perspektif BSC (pelanggan, proses internal, inovasi dan pembelajaran, serta keuangan) yang dituangkan lebih lanjut dalam bentuk KPI.
- Proses identifikasi dan analisis risiko dilakukan terhadap setiap KPI berdasarkan 4 perspektif BSC.
- Efektivitas rencana mitigasi digunakan manajemen untuk memantau tercapainya KPI.
dc|2011
Advertisement
Filed under: Manajemen Risiko, bsc, ERM, KPI